Panen Padi
Halo Sobat Tani!
Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Kubu Raya bersama Penyuluh Pertanian Desa Arang Limbung melaksanakan kegiatan taksasi panen padi di lahan Kelompok Tani Wanarajaya. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi terhadap tanaman padi yang telah diberikan aplikasi agen hayati sejak masa vegetatif.
Taksasi panen dilakukan melalui pengubinan di beberapa titik sawah yang akan dipanen. Setiap petak sampel akan dipanen dan ditimbang hasil gabahnya untuk kemudian diperoleh berat rata-rata per petak. Nilai ini akan menjadi dasar perhitungan dugaan hasil gabah kering panen per satuan hektar atau yang kita sebut sebagai produktivitas sawah. Angka produktivitas yang dikali dengan luas lahan yang akan dipanen akan menghasilkan angka yang menjadi gambaran berat hasil panen padi yang akan diperoleh. Taksasi panen merupakan bagian penting dalam budidaya padi untuk memberikan kita gambaran hasil padi pada musim tanam saat itu. Hal ini menjadi dasar evaluasi kita untuk melakukan tindakan koreksi atau perbaikan di musim tanam padi berikutnya. Faktor yang dapat menyebabkan penurunan produksi padi dapat disebabkan oleh hama penyakit tanaman / organisme pengganggu tumbuhan (OPT), dinamika iklim seperti banjir dan kekeringan, defisiensi nutrisi. Sedangkan faktor yang dapat meningkatkan produksi padi antara lain ketercukupan nutrisi dan pupuk, kesesuaian varietas yang ditanam, serta peningkatan luas tanam.
Penggunaan agen hayati sejak fase vegetatif terbukti membantu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit, sekaligus mendukung upaya penerapan pertanian ramah lingkungan. Selain itu, penerapan ini juga diharapkan mampu menekan penggunaan pestisida kimia secara berlebihan, sehingga lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan petani.
Melalui kegiatan ini, Tim POPT dan penyuluh pertanian juga memberikan pendampingan serta edukasi kepada anggota Poktan Wanarajaya terkait pentingnya pengelolaan tanaman terpadu dan pemanfaatan agen hayati secara berkelanjutan. Diharapkan praktik baik ini dapat menjadi contoh dan digunakan juga oleh kelompok tani lainnya di wilayah Kabupaten Kubu Raya.
Kegiatan taksasi panen ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan produksi padi serta ketahanan pangan daerah.
