Bangkit Pasca Banjir, Petani Pasir Putih Tetap Menanam
Dalam rangka melihat kondisi dan perkembangan usaha tani pasca bencana banjir, kegiatan monitoring lahan hortikultura dilaksanakan di Desa Pasir Putih, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dampak banjir terhadap lahan pertanian serta memastikan keberlanjutan usaha tani hortikultura di wilayah tersebut.
Monitoring lahan dilakukan oleh PPL Sukamim dan Nur Chomariah, SP, bersama Kepala Bidang Hortikultura DKPP Kabupaten Kubu Raya, Fitriyandi Radsyi, SP, MM, beserta staf dan mahasiswa magang dari UPB Pontianak. Kehadiran tim di lapangan menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah kepada petani yang terdampak fenomena iklim.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Hortikultura memberikan semangat dan motivasi kepada perwakilan petani setempat, Pak Yanto selaku Ketua Kelompok Tani Maju Bersama. Petani diharapkan tetap optimis dan terus berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan daerah dengan melanjutkan budidaya tanaman buah dan sayur meskipun menghadapi tantangan akibat banjir.
Pak Yanto bersama anggota kelompok tani tetap menunjukkan semangat tinggi dengan terus membudidayakan berbagai komoditas hortikultura, di antaranya jeruk sambal, kacang panjang, timun, dan cabai rawit. Upaya ini menjadi bukti ketangguhan petani dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus komitmen mereka dalam menyediakan pangan bagi masyarakat.
Semangat dan ketekunan petani merupakan kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui sinergi antara petani, pendamping lapangan, dan pemerintah daerah, diharapkan sektor hortikultura di Kabupaten Kubu Raya dapat terus tumbuh dan berkelanjutan.
